Jamaah Haji asal Indonesia Meninggal Dunia
Jamaah Haji asal Indonesia Meninggal Dunia

Jamaah Haji Asal Indonesia Meninggal Dunia Karena Penyakit Tidak Menular

MutiaraPublic.com – Jamaah Haji asal indonesia pada tahun 2015 ini memang sangat memaksakan tenaganya, Bagaimana tidak, sementara ini sudah tercatat ada sekitar 16 Jamaah Haji asal indonesia yang meninggal Dunia, salah satu dari sekian penyebabnya adalah karena seringnya melakukan berbagai aktivitas ibadah selama berada di Tanah Suci tersebut tanpa menjaga kondisi kesehatan tubuhnya.

Darmawali Handoko, sebagai Kepala Seksi kesehatan Daerah kerja kota Madinah, juga mengungkapkan bahwasanya penyebab dari salah satu Meninggalnya Jamaah Haji Indonesia ini karena seiring dengan semakin banyaknya para Jamaah haji negara Indonesia yang sudah tiba di kota Madinah. Artinya, kemungkinan bertambahnya kehadiran jamaah Haji Indonesia yang semakin hari semakin banyak ini juga menjadi penyebab banyaknya Jamaah Haji Indonesia Yang meninggal Dunia Di Tanah Suci.

Tercatat data terakhir pada hari Minggu kemaren tanggal 30/08/2015. Jamaah Haji Di kota Madinah sudah Mulai mencapai Puncak, hal ini disebabkan karena pada Hari minggu kemaren terdapat Jamaah Haji yang baru masuk Ke Madinah dan Ada pula Jamaah Haji yang akan Memulai Berangkat pergi ke Makkah untuk menjalankan Ritual Ibadah Haji selanjutnya.

Darmawali Handoko juga mengungkapkan bahwa hampir rata-rata seluruh Jamaah Haji asal Indonesia yang meninggal Dunia di Madinah ini diakibatkan oleh penyakit yang tidak menular. Seperti misalnya : Meninggal Dunia karena penyakit jantung, karena diabetes, dan Meninggal Dunia karena sesak nafas akut yang ternyata sudah diderita oleh Jamaah Haji tersebut sewaktu berada di Indonesia.

Beliau (Darmawali Handoko) menghimbau kepada seluruh Petugas khususnya petugas kesehatan Kloter dan di sektor agar selalu waspada terhadap gejala–gejala penyakit jantung. Karena menurut data terakhir sudah tercatat ada 5 Jamaah Haji yang saat ini dirawat karena kelelahan akibat melaksanakan ibadah arbain di madinah tersebut.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh Jamaah Haji Indonesia yang merasa dirinya mengalami gejala-gejala penyakit tersebut agar tidak ragu-ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis/ kesehatan dan juga kepada dokter ahli penyakit Jantung serta spesialis penyakit dalam. Jamaah Haji Indonesia harus aktif untuk selalu mengecek/ memeriksa kesehatannya, sebelum kesehatannya tersebut menurun sehingga tidak akan berakibat parah dan insyaallah dapat segera tertolong.

Sementara ini sudah tercatat Jamaah Haji yang meninggal Dunia di Madinah, sebanyak 16 Jamaah (orang). 15 Jamaah haji tersebut meninggal dunia Di Madinah dan yang 1 Jamaah Haji lagi meninggal Dunia ketika berada di kota Makkah.

Jamaah Haji asal Indonesia yang Meninggal Dunia tersebut terdiri atas 4 Jamaah Haji dari Jawa Barat, 2 Jamaah Haji dari jawa Tengah, 4 Jamaah Haji dari Jawa Timur, 2 Jamaah Haji dari NTB, 2 Jamaah Haji dari Sumatra Barat, 1 Jamaah Haji dari Sumatra Selatan dan yang 1 lagi Jamaah Haji asal Banten. Jamaah Haji yang meninggal dunia tersebut sudah berusia diatas 50an tahun.

Berikut ini daftar jumlah sementara Jamaah Haji asal Indonesia yang Meninggal Dunia :

  1. Suparti binti Kasan Somin Kromoharjo (70) asal Pacitan, wafat di pemondokan, Madinah.
  2. Chamdanah Kalam Hasyim binti Kalam (56) asal Surabaya, wafat di pesawat dalam perjalanan dari Surabaya ke Madinah.
  3. Ooy Rukoyah Binti Kaman (55), asal Jawa Barat, wafat di Masjid Nabawi usai menjalankan salat.
  4. Masri binti Djimun Kasan (63) asal Madiun, Jawa Timur, wafat di emondokan, Madinah.
  5. Azwardy bin Ilyas (64) asal Sumatera Barat, kloter 1 Embarkasi Padang (PDG 1), wafat di pemondokan, Madinah.
  6. Harap Idris Dirakse (77) asal Mantang, Loteng, NTB, kloter 4 Embarkasi Lombok (LOP 4), wafat di Masjid Nabawi.
  7. Sunarto Wiryo Wiryasantika bin Wiryasantika, (54) asal Cilacap, wafat di RSAS King Fahd.
  8. Ani Sofiah binti Sofiah (64) asal Sukabumi, wafat di RSAS King Fahd.
  9. Setiya Martoredjo Drono bin Martoredjo (61) asal Bandung, wafat di Masjid Quba, Madinah.
  10. Syarifah Binti Ibrahim (63), asal Sumatera Selatan wafat di Masjid Nabawi.
  11. Sawiyah binti Sukma Milasih (59) asal Loteng, NTB, wafat di Masjid Nabawi.
  12. Ermalini binti Jahar (67) asal Payakumbuh, Sumbar, wafat di Masjid Nabawi.
  13. Sadali Karnawi Jaya bin Karnawi Jaya Menawi (73) asal Purbalingga, Jateng, wafat di pemondokan.
  14. Suwito binti Nasir (57) asal Surabaya, Jatim, wafat di pemondokan.
  15. Zaenuddin bin Jayani (65) asal Pandeglang, wafat di RSAS Anshar.
  16. Umin Jaeni Majusim bin Jaeni Majusim (73), asal Tasikmalaya, Jawa Barat, wafat di RSAS Al Jaheer.

 

 

 

Oleh : Didik Sugianto
Redaktur : Babur Rahmah


DMCA.com Protection Status
* Silahkan anda sebar-luaskan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber : www.MutiaraPublic.com

Komentar Anda

Alamat Email Anda tidak akan Kami Publikasikan. Isian yang wajib diisi ditandai *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

IP Blocking Protection is enabled by IP Address Blocker from LionScripts.com.